.: Tips Merawat Anak :.

Jumat, 19 Juni 2009

Tips Merawat Rambut si Kecil

Kondisi kulit kepala anda dan si kecil tidak sama. Si kecil butuh penanganan lebih intensif. Berikut beberapa tips merawat rambut si Kecil agar tetap sehat dan terpelihara dengan baik.
Mencuci RambutBayi: Cucilah rambut bayi sekali atau dua kali dalam seminggu. Kondisi kulit kepala bayi yang berminyak kadang menimbulkan kerak-kerak seperti ketombe yang menempel dikulit kepala, gunakan sampo anti ketombe khusus bayi saat keramas, namun terlebih dahulu pijatlah secara perlahan kulit kepalanya dengan baby oil hingga kerak-kerak tersebut terkelupas.
Toddler: Cucilah rambut balita anda paling tidak tiga kali dalam seminggu, atau bisa lebih sering jika rambutnya terkena cipratan atau tumbahan makanan.Usia Pre-School keatas: Sejalan dengan semakin panjangnya pertumbuhan rambut anda, maka anda perlu mencucinya hampir setiap hari, apalagi jika rambut anak anda sangat keriting dan kering, pada kondisi rambut seperti ini anda juga bisa menggunakan kondisioner paling tidak seminggu sekali.
Menyisir Rambut
Untuk mencegah agar si kecil tidak merasa kesakitan saat rambutnya disisir, berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan:
Gunakan sisir bergerigi besar dan jarang, atau yang menggunakan bulu sikat sintetis. Pada rambut yang kering hindari penggunaan sisir bergerigi rapat yang bisa membuat rambut si kecil kusut.
Jangan mulai menyisir dari rambut bagian atas, karena anda hanya akan membuat rambutnya kusut. Sebaliknya, mulailah dengan menyisir bagian bawah terlebih dahulu, kemudian perlahan sisirlah bagian atas rambut, pisahkan rambut yang menggumpal dan nyangkut dengan jari anda dengan lembut.
Sisirlah bagian rambut yang berada di bagian belakang leher terlebih dahulu, dibagian itulah rambut akan cenderung lebih kusut.
Jangan membasahi rambut dalam keadaan kusut, karena hal tersebut malah akan membuatnya semakin kusut. Gunakan kondisioner rambut atau spray anti kusut untuk anak-anak.
Trik Potong Rambut Untuk si KecilPaling susah membuat anak tetap tenang saat rambutnya dipotong, berikut beberapa trik membuatnya tenang saat potong rambut.
Sebelum mengajak anak anda potong rambut, terlebih dahulu ajaklah ia ikut serta saat anda atau suami potong rambut, dengan demikian ia jadih lebih terbiasa dengan suasana salon atau pangkas rambut. Kalau perlu ajaklah anak untuk terlebih dahulu melaluka pendekatan dengan hair stylish atau tukang cukur yang akan mencukurnya. Buatlah janji terlebih dahulu dengan stylish tersebut agar si kecil merasa lebih nyaman dipoting rambutnya oleh orang yang telah dikenalnya. Buatlah janji diwaktu setelah jam tidur siang anak dimana ia sedang tidak dalam keadaan mengantuk dan masih segar.
Bawalah mainan favorit si kecil, buku, dan sebagainya. Jangan mmebicarakan ketakutan dan kegugupannya kepada hair stylish atau tukang cukur langsung didepannya.
Mintalah tukang cukur atau hair stylish anak anda untuk mencukur bagian ujung-ujung terlebih dahulu seperti daerah dahi, diatas telinga dan belakang leher untuk jaga-jaga jika ternyata si kecil enggan menyelesaikan sesi potong rambutnya. Mintalah si kecil melihat ke cermin saat si pencukur mencukur rambutnya, minta juga si pencukur untuk menjelaskan pada anak anda apa yang sedang ia kerjakan pada rambutnya.
Yang paling aman ajak si kecil cukur rambut di tempat cukur khusus anak-anak, dimana biasanya telah didesain menarik bagi anak-anak, sekaligus hair stylish atau pencukurnya sudah lebih biasa menangani anak-anak.
Menaklukan si Rambut MohawkRambut mohawk pada anak kadang bisa membuat anak terlihat keren, namun kadang malah membuat risih yang melihat. Berikut tips bagi anda yang ingin menaklukan rambut mohawk anak anda:
Blow dry rambut si kecil dengan panas rendah dari akar ke ujung rambut menggunakan sikat sisir bergerigi rapat hingga rambutnya terlihat lebih turun.
Biarkan rambut anak anda memanjang agar posisinya lebih turun.
Gunakan styling gel atau cream untuk menurunkan rambutnya, atau justru anda bisa memodifikasi nya menjadi rambut spike.
Menutupi kekurangan rambut sikecilDibagian depan: Sisirlah lebih banyaj rambut ke arah dahi, kemuadian potong poni tersebut. Untuk anak wanita, memakaikan bando atau jepit cukup ampuh menyembunyikan kerusakannya selagi rambut mereka tubuh, hingga saatnya nanti memotongnya.
Pitak: Jika bisa, pindahkan belahan rambut anak anda hingga menutupi area pitaknya, atau bagi gadia kecil, mintalah hair stylish anak anda memotong rambut sikecil dengan model layer tidak beraturan, agar pitak lebih tersamarkan. (Sumber:http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page?kid=8929)

Selengkapnya...

Tips Merawat Gigi Dan Mulut Balita

Agar kebersihan dan kesehatan gigi si kecil selalu terjaga, ajarilah untuk menggosok gigi sejak dini. Mintalah mereka untuk menggosok giginya paling tidak dua kali sehari, terutama setelah makan makanan manis dan sebelum tidur malam.
Pelajaran menggosok gigi tersebut harus disesuaikan dengan umur Balita anda. Demikian pula dengan pasta dan sikat gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi si kecil yang barusan tumbuh itu. Berikut tips merawat gigi dan mulut Balita sesuai dengan umurnya.
Usia 1-1,5 tahun Usia ini adalah waktu yang ideal untuk memulai pelajaran menggosok gigi. Sebab, gigi susu buah hati anda sudah mulai tumbuh. Untuk pelajaran pertama anda bisa mulai mengajarkan gosok gigi dengan sikat gigi khusus untuk anak-anak. Bulu sikat jangan terlalu keras/lembek/jarang. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin. Bisa juga menggunakan sikat gigi lembut yang dapat disarungkan pada jari anda.
Berikut caranya. 1. Sikat gigi si kecil tanpa menggunakan pasta gigi atau odol, untuk mencegah kemungkinan menelan terlalu banyak fluoride ( F) yang terkandung di dalam pasta gigi. 2. Sikat gigi si kecil dengan gerakan memutar. 3. Bilas dengan memberikan air putih matang yang bersih sehingga tidak berisiko menyebabkan diare jika tertelan.
Untuk membiasakan gosok gigi di usia ini, awalnya anda bisa membiasakan si kecil melihat anda menggosok gigi. Kemudian, biarkan dia memegang sendiri sikat giginya dan bermain sambil meniru gerakan gosok gigi.
Usia 1,5-2 tahun Pada usia ini, si kecil biasanya sudah mulai mampu memegang sikat gigi dan berkumur. Jadi, kini mereka sudah bisa diajari gosok gigi menggunakan pasta gigi khusus untuk Balita, namun pastikan tidak terlalu banyak memakainya.
Sebelum memulai pelajaran menyikat gigi, anda bisa menyiapkan alat-alatnya. Berikan pasta gigi pada sikat giginya sebesar biji jagung. Pesankan kepada si kecil untuk tidak menelan pasta gigi, walau rasanya enak, agar dia dia tidak kelebihan flour.
Ajari si kecil gosok gigi sendiri : 1. Anda dan si kecil berdiri di depan cermin. Dari belakang, pegang tangan si kecil dan arahkan sikat giginya ke gigi yang akan disikat. Suruhlah dia menirukan cara anda memegang sikat serta cara anda menggerakkan sikat untuk membersihkan gigi. 2. Berilah dia kesempatan untuk belajar menyikat gigi sendiri, sekali pun belum benar caranya. Ini akan memotivasi mereka untuk membersihkan giginya.3. Setelah selesai, suruhlah dia berkumur dengan air putih matang yang bersih beberapa kali. 4. Berikan pujian jika mereka dapat melakukannya dengan benar, sehingga mereka senang dan mau menyikat giginya tanpa diminta.
Usia lebih dari 2 tahun Mulai usia 2 tahun, anda dapat mulai mengajarkan si kecil menggosok gigi dengan metode schrob. Yakni, suatu metode menggosok gigi yang mudah dan sederhana untuk Balita. Caranya : 1. Gosok gigi depan bagian atas dan bawah dengan arah ke samping kanan dan kiri. 2. Kemudian, seluruh gigi bagian samping, dan seluruh gigi bagian belakang. 3. Kumurlah dengan air bersih beberapa kali.
CATATAN :
Selain menyikat gigi ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi Balita dan anak anda :
1. Kurangi konsumsi makanan manis dan mudah melekat pada gigi seperti permen atau coklat. Namun melarang sama sekali dapat menimbulkan dampak psikis. 2. Siapkan makanan kaya kalsium (ikan & susu), fluor (teh, daging sapi & sayuran hijau), fosfor, serta vitamin A (wortel), C (buah-buahan), D (susu), dan E (tauge). Mineral dan vitamin tersebut diperlukan untuk pertumbuhan gigi mereka. 3. Jaga higiene oral mereka dengan baik. Bila ada karang gigi segera bawa ke dokter gigi untuk dibersihkan. 4. Ajak mereka memeriksakan gigi enam bulan sekali. 5. Bila tiba-tiba mengeluh sakit gigi, suruh mereka berkumur dengan air garam hangat dan lubang ditutup kapas berminyak cengkeh. Bila sariawan, suruh mereka berkumur dengan air rebusan sirih dan garam yang hangat. Lalu, bawa ke dokter/klinik gigi. (Sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page?kid=8012)

Selengkapnya...