.: Tips Merawat Anak :.

Rabu, 01 Juli 2009

TIPS MERAWAT DAN MEMBESARKAN ANAK

dikutip dari: http://tirtaamijaya.wordpress.com
Untuk memenuhi permintaan pembaca saya tulis artikel ini…tapi bukan berarti saya telah sukses mendidik anak…karena proses masih berjalan terus…
Kunci utama dalam merawat, membesarkan dan mendidik anak kita adalah paradigma berpikir kita tentang status anak didalam kehidupan kita suami isteri itu harus jelas dulu..apakah sebagai aset keluarga ataukah sebagai titipan Tuhan yang wajib kita pelihara, rawat, besarkan dan didik dijalan Allah…
Saya memperlakukan anak saya bukan sebagai aset yang dapat saya perlakukan sesuai kemauan saya sendiri, bukan harta yang diharap akan memberi keuntungan materi dikemudian hari, merawat saya kalau sudah tua..tidak seperti itu…
Tapi saya memperlakukan semua anak saya sebagai Liability, sebagai kewajiban saya memelihara, membesarkan dan mendidik mereka sekuat tenaga saya dengan tujuan melaksanakan kewajiban saya kepada Tuhan yang telah menitipkan mereka kepada saya…Jadi saya tidak sedikitpun mempunyai rasa pamrih, mengharap balas budi dari mereka…
Mendidik anak adalah kewajiban saya dalam rangka mengabdi kepada Allah SWT…
Dengan paradigma berfikir seperti ini, maka perilaku sayapun selalu dijalan Tuhan, sehingga enerji Illahi selalu mengalir menyertai ucapan dan perilaku saya dalam mendidik anak di keluarga…Hasilnya tentu tak mungkin anak saya berani dan mampu melawan enerji Illahi…Sehingga saya tidak perlu melakukan ucapan atau tindakan keraspun, mereka sudah segan dan tidak berkelakuan buruk…
Setiap anak butuh panutan dikeluarganya, butuh kebanggaan kepada orang tuanya…saya selalu berusaha menjadi figur yang bisa mereka banggakan tanpa berperilaku sebagai komandan…tapi justru lebih banyak sebagai teman curhat..
Saya sering menemani mereka nonton bioskop bersama pacarnya, pergi ke kebun raya dll…kadang kadang bisa hanya sebagai supir yang mengantar jemput mereka….
Kesimpulannya, saya harus mampu menempatkan diri sebagai ayah/orang tua yang mengayomi mereka, mampu menjadi wasit yang memperingatkan mereka kalau sudah keluar aturan permainan hidup dijalan Allah, mampu menjadi pembimbing dan penyuluh mereka waktu mereka dalam kegelapan dan kesulitan, mampu menjadi teman baik dan pendengar yang baik saat mereka perlu curhat tanpa digurui…
Dengan tips seperti diatas itulah akhirnya semua anak saya yang telah dewasa, mampu berdiri diatas dirinya sendiri (baik laki maupun perempuan semua produktif tidak bergantung kepada suami…)..
Kepada yang perempuan saya jelaskan dengan rinci apa artinya emansipasi…yaitu harus mempunyai kemampuan yang sama dengan laki laki dalam berprestasi dan menghidupi diri sendiri, harus produktif dan mandiri, tidak bergantung belas kasihan laki laki biarpun itu suami…
Emansipasi bukanlah persamaan hak saja tapi persamaan hak dan kewajiban…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar